RAPAT UMPAN BALIK PRIORITY SETTING
Rapat Umpan Balik Priority Setting dilaksanakan hari Selasa,tanggal 2 Oktober 2007 bertempat Ruang Rapat Kantor Bappeda Kota Denpasar, Jalan Maruti No. 8 Denpasar.
Rapat dipimpin oleh PLH.Kabid Fispra Bappeda. Rapat dihadiri oleh Unsur POKJA Kota Denpasar, Unsur Pusat Penelitian Lingkungan Hidup (PPLH) Unud, Unsur Lembaga Swadaya Masyarakat (Bali Focus), Sekretariat Bappeda Kota Denpasar serta Unsur Bidang-bidang pada Bappeda Kota Denpasar.
Adapun agenda Rapat yang dibahas antara lain :
1.Pemaparan Hasil Priority Setting oleh Ibu Ita, yang merupakan hasil lebih lanjut dari Hasil Survey EHRA.
2.Penambahan Indikator dalam penentuan Priority Setting.
3.Opsi-opsi yang dapat dipakai sebagai alternatif kegiatan penanggulangan masalah sanitasi pada wilayah yang masuk prioritas untuk ditangani.
Pokok-pokok bahasan yang terdapat dalam diskusi rapat tersebut adalah:
1.Dalam diskusi mengemuka bahwa dilihat di lapangan bahwa Kelurahan Pedungan dan Desa Pemogan, banyak terdapat pencemaran limbah industri kecil, sehingga perlu dimasukkan dalam priority setting.
2.Tidak masuknya Pedungan dan Pemogan dalam priority setting karena pada survey EHRA tidak memasukkan indikator limbah industri kecil sehingga ia termasuk katagori wilayah yang rendah resikonya dalam sanitasi.
3.Dalam penentuan wilayah prioritas ditambahkan beberapa indikator, seperti kekumuhan, air bersih, genanan, diare, limbah dan kepadatan.
4.Dari hasil ini diperoleh ranking : Pemecutan Kaja, Tegal Harum, Tegal Kerta, Pemecuta Klod, Kelurahan Dangri, dan Dauh Puri.
Kesimpulan :
1.Akan dibentuk tim perumus priority setting menjadi project digest terdiri dari tim perumus, humas, pmd, dan dikbud.
2.Data-data yang menunjang pembuatan proyek digest agar dibawa pada saat workshop gender ISSDP di Hotel Santi.