KUNJUNGAN BAPAK WAKIL WALIKOTA DENPASAR
Terkait Kunjungan Bapak wakil Walikota ke Bappeda Kota Denpasar Selasa, 12 Agustus 2008 Kepala Bappeda, Ir.A.A.Bagus Sudharsana, Dipl.Plg didampingi oleh Para Kabid. dan Kasubid Bappeda Kota Denpasar melaksanakan Pertemuan di ruang Rapat Kantor Bappeda Kota Denpasar. Maksud dan Tujuan Kunjungan Bapak Wakil Walikota Denpasar adalah untuk memberikan arahan sekaligus bertukar pikiran mengenai Program Perencanaan yang dilakukan di Kota Denpasar.
Adapun beberapa Hal Penting yang dibahas pada pertemuan tersebut adalah :
1.Mengacu kepada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Denpasar Tahun 2005 - 2010, perencanaan pembangunan yang dilaksanakan adalah untuk mengawali jalannya pembangunan di Kota Denpasar menuju Terciptanya Kota Denpasar Berwawasan Budaya dengan Keharmonisan dalam Keseimbangan secara Berkelanjutan. Aktualisasi Visi dan Misi terkait dengan Budaya tersebut, digunakan untuk menyangkal nilai Kearifan Lokal sehingga dapat dipakai sebagai Spirit/Motivasi dalam Pelaksanannya seperti contoh yaitu Tumpek Uye dan Tumpek Wariga.
2.Pada Bidang Sarana dan Prasarana Bapak Wakil walikota Denpasar menekan pada segi Transportasi dan Penataan Taman (Landscape) di Kota Denpasar. Mengambil contoh dari Singapura, beliau menghimbau agar melaksanakan monitoring dan evaluasi bersama-sama dengan Dinas Perhubungan untuk bidang transportasi serta Dinas Kebersihan dan Pertamanan dalam Bidang Pertamanan, dimana Penataan taman dan pohon perindang di kota Denpasar dalam rangka Lomba WTN tahun berikutnya lebih tertata sehingga pohon perindang tidak sampai menutupi Rambu jalan. Selain itu Konsep Transportasi Sarbagita agar dikaji lebih jauh masalah-masalah yang diperkirakan akan timbul.
3.Dalam Bidang Ekonomi Kerakyatan (EKORA) Bapak Wakil Walikota menekankan untuk mengawal Pelaksanaan Program tersebut agar dimonitoring dan dievaluasi dimana Bidang Bidang Ekonomi sebagai leading sektornya melaporkan kegiatan dan hasil evaluasi dari Tim Ekora ke Bapak Ketua Tim Ekora dan ditembuskan ke Bappeda Kota Denpasar.Dalam laporan evaluasi tersebut agar memuat indikator terukur dari kegiatan ekonomi Kerakyatan tersebut untuk melihat kemajuan dan keberhasil program yang dilaksanakan.
4. Untuk Program Sightseeing Denpasar nampaknya belum matching antara satu instansi dengan instansi lainnya dan Penggunaan Shuttle Bus dalam penunjang City Tour perlu dikaji lebih detail